Website Resmi Bappeda Pematangsiantar



Berita

Bappeda Kota Pematangsiantar Launching Inovasi SASUDE sebagai Forum Pembangunan Berkelanjutan

Admin Bappeda 08 Des 2025, 17:04:08 WIB
Bappeda Kota Pematangsiantar Launching Inovasi SASUDE sebagai Forum Pembangunan Berkelanjutan

Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pematangsiantar secara resmi melaunching inovasi SASUDE (Siantar Sustainable Development Forum) sebagai forum strategis dalam memperkuat perencanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Kegiatan launching dilaksanakan di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota Pematangsiantar dan dihadiri oleh unsur perangkat daerah, camat, perwakilan instansi vertikal, akademisi, BUMN/BUMD, serta pemangku kepentingan lainnya. Acara dibuka oleh Staf Ahli Wali Kota Pematangsiantar yang mewakili Wali Kota Pematangsiantar, didampingi Kepala Bappeda Kota Pematangsiantar.

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Kota Pematangsiantar menyampaikan bahwa SASUDE merupakan inovasi Bappeda yang dirancang sebagai ruang dialog dan diskusi berkelanjutan antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan Kota Pematangsiantar yang inklusif dan berwawasan lingkungan.

“SASUDE menjadi wadah strategis untuk menyatukan perspektif pembangunan berbasis data, kajian ilmiah, serta isu-isu strategis daerah agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pada sesi diskusi perdana, sejumlah narasumber menyampaikan pandangan terkait pentingnya pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Isu pengelolaan sampah, pengurangan risiko bencana, peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH), serta pengendalian pemanfaatan ruang menjadi perhatian utama dalam forum tersebut.

Melalui SASUDE, Bappeda mendorong lahirnya rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan terukur, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung visi pembangunan Kota Pematangsiantar yang maju, nyaman, dan berkelanjutan.

Launching SASUDE ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan tata kelola perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan berbasis evidence, sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan di Kota Pematangsiantar.


Komentar

Tuliskan Komentar Anda!